Jalan Rahmat, 28 Agustus 2008
ISTITMAAMUL MA’RUUF KHAIRUN MIN IBTIDA-IH. Menyempurnakan perbuatan baik lebih utama dari pada memulainya – Imam Ali KW, Kanzul Ummah hadits # 16256
————————-
Jangan remehkan kebaikan yang kamu lakukan karena kamu akan melihat (hasil)nya pada saat yang membahagiakan kamu – Hadits dr Muhammad Baqir, Al Wasil 1:89
————————-
Betapa banyaknya kejahatan dikemas dengan ayat-ayat Kitab Tuhan, seperti dirham tembaga yang dihias dengan perak sepuhan – Imam Ali KW, Ghurar, Al Hikam
————————-
Gaudeamus igitur, Juvenus dum sumus.. Nos habebit humus. Mari kita bergembira ketika masih muda, Setelah kesenangan masa muda. Setelah kepahitan masa tua, bumi akan memeluk kita
———————–
AMICUS PLATO, SED MAGIS AMICA VERITAS. Aku mencintai Plato, tapi aku lebih mencintai kebenaran – Aristoteles, Ketika mengkritik gurunya (Plato)
———————-
Tiga pintu kebajikan : pemurah dalam harta, baik dalam berkata, dan sabar dalam derita – Imam Ali KW, Bihar Al Anwar 71:89
———————-
Nabi SAW ditanya tentang (tanda) hati yang bersih? Ia bersabda : agamanya tidak bercampur dengan keraguan dan hawanafsu, amalnya tidak bercampur dengan pamer dan ria’ – Mizanul Hikmah 8:221
———————-
Nabi : Di atas kepala manusia tangan malaikat menggenggam hikmah-kearifan. Jika ia merendah, malaikat diperintahkan untuk mengangkat hikmatnya. Jika sombong, malaikat diperintahkan menurunkannya.
———————-
Marah berlebihan menyebabkan kamu dijauhi; baik yang sembrono hancurkan wibawamu. jangan terlalu keras sehingga orang membencimu; jangan terlalu lembut sehingga orang menindasmu – Sa’di, Glstan.
———————-
Menyadarkan orang yang lalai dan tertipu lebih sulit daripada membangunkan orang yang mabuk karena khamr – Imam Ali KW, Ghurar Al Hikam
———————-
Janganlah gembira dengan kejatuhan orang lain karena kau tak tahu apa uang akan terjadi padamu pada waktu yang akan datang – Imam Ali KW, Ghurar Al Hikam

marhaban y@ ramadhan